Laman

Kamis, 13 September 2012

CARA INSTAL ULANG WINDOWS XP

Berikut adalah Rangkaian Tutorial tahapan demi tahapan Cara untuk Instal Ulang Windows XP, Xp1, XP2, maupun XP3 lengkap dengan contoh gambarnya:

1. Sebelumnya jangan lupa Masukkan terlebih dahulu CD Windows Xp yang kita gunakan, pastikan CD tersebut tidaklah rusak, Sekarang Restart Komputermu di awal Menyala Tekan Tombol F2 untuk melakukan Setup di menu Bios, atau terkadang harus menekan Tombol Del, dengan tulisan "Del To Setup".

2. Jika Sudah masuk ke menu Bios akan ada tampilan seperti di bawah ini mungkin akan berbeda di setiap komputer, tapi tinggal sesuaikan saja

3. Di menu Boot, pilih Boot Device Priority, pada Menu First Boot pastikan terpilih dengan memakai CDROOM.
tekan Tombol F10 untuk menyimpan dan exit, maka komputermu akan Merestart.

4. Setelah Restart akan muncul Tulis Pres any key to boot from CD, silahkan kamu tekan tombol sembarang.
5. Setelah pada tampilan berikut tekan Enter untuk lanjut pada proses instal atau R untuk melakukan reparasi Windows di Recovery Consule atau F3 untuk mengakhiri proses instal.
6. Pada menu Lisencing Agreement tekan F8 untuk lanjut dan ESC untuk batalkan proses.


7. Pada menu Partisi, pada Partisi C: Tekan D untuk delete partisi C:, kemudian Tekan L untuk menyetujui proses delete. Cara ini dugunakan agar tidak ada tumpang tindih dengan Windows yang lama.
8. Pada Partisi C: yang telah terhapus Tekan tombol C untuk create atau membuat Partisi, isikan jumlah kapasitasnya sesuai kebutuhan, atau biasanya sudah otomatis dengan jumlah kapasitas maksimumnya.
9. Tekan Enter pada Partisi C: untuk memulai Instal Dan pilih NTFS file system (Quick) atau FAT file system (Quick) lalu tekan Enter.
 10. Jika sudah maka Proses Instalasi Windows XP dimulai seperti gambar dibawah ini:
11. Bila Proses Setup selesai komputer kamu akan Merestart, dan jika ada tulisan Pres any key to boot from CD , biarkan saja sampai muncul seperti gambar di bawah ini:

12. Setelah itu akan tampil menu berikut dan kamu Klik tombol Next
13.  Isikan dengan Nama dan Organisasi Kamu kemudian tekan Next.

14. Isikan Produk Key atau Serial Number dan tekann Next.
15. Isikan nama komputer dan password (ataupun dikosongkan untuk password) dan tekan Next.

16. Set Time Zone pada posisi (GMT+80:00) atau pilih Hanoi Bangkok Jakarta dan klik Next

17. Setelah itu akan tampil seperti di bawah ini, dan biarkan sampai Restart
18. Berikutnya pada menu "Welcome To Microsoft Windows" pilih Next
19. Bagian menu "Help Protect your PC" pilih Not Right Now.
20. Berikutnya tinggal Next dan pilih tombol FINISH
Dan instal Ulang Windows XP pun selesai

Jumat, 07 September 2012

Cara dan panduan Upload data di LPSE

1. Nyalakan CPU dan monitor anda sampai keluar gambar seperti berikut




2. Kemudian klik 1 x gambar MOZILLA FIREFOX yang ditunjuk arah panah diatas

2. Ketika tampak gambar HALAMAN AWAL MOZILLA FIREFOX seperti diatas tulislah lpse provinsi mana yang anda kehendaki misal : lpse jatim, lpse jateng, lpse yogyakarta dll.
dalam kasus diatas saya isi lpse jatim, kemudian klik Google Search (yang ditunjuk arah panah diatas),
kemudian tampillah gambar seperti dibawah ini:
Gambar diatas tertulis LPSE Provinsi Jawa Timur karena yang saya ketik lpse jatim, tetapi apabila anda menghendaki provinsi lainnya maka akan tertulis nama provinsi yang anda tulis misal anda ketik : lpse jabar maka tampilan diatas akan tertulis LPSE Provinsi Jawa Barat dst 
kemudian klik ke tulisan LPSE seperti panah diatas maka akan keluar tampilan seperti  dibawah ini dan silakan klik LOGIN:









(perlu diketahui User ID ini didapat setelah anda mendaftar secara manual di lpse provinsi setempat dan dapat dikirim ke email anda)
untuk membuat email silahkan klik http://, dan untuk panduan mendaftar silahkan klik http://




di Halaman Selamat Datang di LPSE , lebih baik anda copy Identitas Digital Anda (tapi jangan di-paste dulu sampai dibutuhkan) caranya: klik kotak identitas digital anda lalu lalu klik Ctrl+A, klik copy (tombol biru diatas) lalu biarkan, kemudian silahkan klik Download Aplikasi Pengaman (APENDO)


2. Kemudian klik ApendoPeserta yang di server 1 (LKPP)




Di halaman Download klik bulatan biru Open with WinRAR.Zip (default) kemudian tekan OK




Tunggu proses download selesai (biasanya memakan waktu agak lama)






Proses download selesai



Kemudian tampaklah halaman seperti dibawah ini, klik Close




Setelah itu klik ApendoPeserta,exe (gambar bawah)





Kemudian akan muncul tampilan (form login) seperti terlihat pada gambar di bawah ini.


2. Pada form login tersebut, masukanlah User ID dan Password. Untuk User ID isikan saja tulisan: lpselkpp  dan Passwordnya isikan tulisan:rekananlpse Selanjutnya klik tombol Login.

3. Setelah berhasil Login, maka akan muncul kotak dialog Setting. Lalu klik tab Profil Perusahaan (abaikan Password dan Kunci).
Pada gambar diatas Anda diminta untuk memasukkan Identitas Digital. caranya: klik kotak Identitas kemudian klik Ctrl+V kemudian tampaklah gambar seperti dibawah ini. Dan untuk pengisian User ID masukkan saja ID anda waktu pertama kali masuk. Perhatikan gambar di bawah ini.

6. Selanjutnya klik tombol OK, maka akan tampil informasi Perusahaan Anda dan konfirmasi apakah peserta lelang menyetujui Identitas Digital yang sudah dimasukkan. Apabila Anda setuju, klik tombol Yes



7. Kemudian keluar tampilan dibawah ini Untuk memilih file yang akan dienkripsi. klik tombol Pilih File.


8. Akan muncul kotak dilog Open. Lalu pilih file yang akan dienkripsi. Selanjutnya Klik tombol Open.


9. File yang dipilih akan muncul di Daftar File aplikasi Apendo Peserta.




10. Jika ingin menambah file yang akan dienkripsi, klik tombol Tambah File, dan lakukan seperti pada langkah 7 - 9 diatas.

11. Dan jika ingin menghapus file yang terpilih, klik tombol Hapus File.


12. Akan muncul Konfirmasi untuk meyakinkan Anda bahwa file yang dipilih benar. jika Anda yakin untuk menghapusnya klik tombol OK, dan jika ingin membatalkan penghapusan file klik tombol Cancel.
13. Untuk memulai Enkripsi File, klik tombol Enkripsi Data. Lalu Aplikasi akan meminta Kunci Publik.




14. Copy Kunci Publik Dokumen dari website LPSE dengan mengklik tombol Copy.



15. Kembali pada Apendo, masukkan/pastekan Kunci Publik, lalu klik OK.




16. Sebelum proses enkripsi berjalan, akan ditampilkan pesan Disclamer yang menjelaskan bahwa Kunci Publik tersebut digunakan pada ID Lelang, Nama Paket, dan Jenis Dokumen yang akan diikuti.







Klik Setuju untuk melanjutkan proses enkripsi.

17. Proses enkripsi yang sedang berjalan.
18. Setelah proses enkripsi selesai, muncul Nilai Hash yang disimpan dalam file tersendiri. Simpan file nilai hash ini untuk mencocokkan dengan hasil upload file di website LPSE.








19. Untuk melihat file hasil enkripsi, klik tombol Buka Folder.




20. Pada folder tersebut, ditampilkan file hasil enkripsi dengan ekstensi ".rhs" dan file berisi nilai hash dengan nama belakang file "_MD5".
File yang berekstensi ".rhs" tersebut yang akan Anda upload ke situs LPSE.


21. Untuk mengupload file, klik Browse, lalu pilih file yang sudah di enkripsi tadi (dalam hal ini file .rhs). Klik Open


Kemudian Klik tombol Kirim

22. Setelah file terkirim akan muncul konfirmasi seperti gambar dibawah ini.



Klik Setuju apabila informasinya sudah be

Jumat, 29 Juni 2012


SHARING FILE DAN PRINTER
DALAM JARINGAN

             Jika kita ingin membuat sebuah jaringan komputer dengan menggunakan satu printer saja dan disharing kekomputer yang lainnya agar dapat dipakai bersama. Tidak masalah apakah anda menggunakan operating system yang bebeda. Yang terpenting adalah kemampuan anda mensetup. Untuk kebutuhan tersebut, paling tidak sudah tersedia jaringan (network), printer dan printer server (jika printer tidak support network).
Sementara untuk cara Network Workgroup Setup ini adalah :
  • Setting IP Address pada tiap komputer dengan class dan subnet mask yang sama.
  • Adapun cara setting IP Address yaitu klik Start menu lalu pilih Control Panel.
  • Di Category pilih Netwok And Internet Connection, lalu pilih Icon Network Connection.
  • Kemudian terdapat pilihan Network Adapter yang akan anda gunakan untuk menyambungkan ke jaringan. Pilih Network Adapter yang digunakan. Klik kanan iconnya, lalu pilih Properties.
  • Pada tab General di bagian “This Connection uses the following items :” pilih Internet Protocol (TCP/IP), lalu klik Properties.
  • Pilih Radio Button “Use The Following IP Address” lalu masukkan IP Address dan Subnet Masknya.
Misalnya :
IP Address : 192.168.1.10 ( tipe umum C )
Subnet Mask : 255.255.255.0  ( tipe umum C ) 
IP Gateway: 192.162.1.1  (jika memiliki gateway server)
  • Lakukan hal seperti ini pada komputer yang lainnya, dan tentunya alamat IP-nya harus dibedakan.
  • Setting Workgroup Computer, yaitu klik Start menu lalu pilih Control Panel.
  • Di Category pilih Performance And Maintenance, lalu pilih icon System.
  • Pada System Properties pilih tab Computer Name, lalu klik pada bagian Change.

  • Pada bagian Member Of pilih Workgroup dan isi.
    Misalnya :
    Workgroup : PPTI UNS

    • Lakukan juga pada komputer yang lain dan isi Workgroup dengan nama yang sama.
    • Kemudian restart komputer.
    • Setelah computer login lagi windows, masuk ke Explorer, pilih My Network Places.
    • Pilih Entire Network, kalau tidak ada klik kanan pada My Network Places lalu pilih Explore.
    • Pilih Microsoft Windows Network, lalu pilih nama workgroup yang anda masukkan tadi, contoh diatas yaitu PPTI UNS.
    • Akan terlihat komputer mana saja yang tersambung jaringan dengan workgroup PPTI UNS.
    Untuk mempermudah dalam setting workgroup  pada windows xp, harap mengikuti langkah kerja di bawah ini :
    1. Buka Control Panel ==> Performance and Maintenance ==> System. Perhatikan tab Computer Name. Alternatif lain, Icon My Computer ==> Properties ==> Computer Name.
    • Isi Computer description dengan deskripsi komputer anda, misal Client1
    • Klik Change ==> keluar Computer Name Changes,
     

    2. Computer Name Changes
    • Pada Computer Name :isikan nama komputer yang diinginkan (misal Client1, Client2, Client3, dst….)
    • Pada Member of, perhatikan yang Workgroup saja, isikan dengan group komputer yang diinginkan menjadi satu dalam jaringan (misal: PPTI UNS). Nama workgroup untuk masing-masing komputer yang ingin bergabung pada jaringan tersebut harus sama.
    3. Klik OK, tunggu sebentar sampai muncul kotak dialog Welcome to the  PPTI UNS workgroup. Restart PC untuk mengetahui perubahan.
     
     4. Cek Workgroup dan Computer Name
    • Start ==> Explore ==> cari My Network Places ==> Entire Network ==> Microsoft Windows Network ==> cari Nama Workgroup.
     
    • Ketika nama Workgroup di klik 2X, maka list nama-nama ( Computer Name ) dari PC yang aktif/hidup akan muncul satu persatu.
    Untuk sharing file atau folder silahkan mengikuti langkah kerja di bawah ini :
    1. Klik kanan Start ==> Explore ==> cari folder atau file yang akan di sharing atau dimunculkan pada My Network Places (misal: My Documents)
    2. Klik kanan My Document trus pilih Properties ==> pilih Sharing
    3. Centang kotak kecil disamping tulisan "Shared this folder on the network"
    4. Centang juga "Allow network users to change my files" (Jika ingin membiarkan komputer lain bisa merubah file tersebut)
    5. Klik Apply ==> OK

    MEMBUAT WORKGROUP
                 Sebelum berinteraksi dengn komputer lain dalam network, anda harus membuat sebuah workgroup. Prinsipnya adalah sebuah group komputer yang terhubung satu sama lain diatas sebuah network. Berikut langkah-langkah mengerjakannya. Setiap komputer dalam workgroup harus memiliki nama unik, sedangkan nama workgroup harus konsisten. Untuk membuat workgroup ikuti langkah-langkahnya :
    Dalam windows XP klik start>control panel>network connections>set up a home or small office network. Saat diminta metode koneksi, pilih this computer connects to the internet through another computer on my network or through a residential gateway.
                 Kalau networking tidak hany sistem windows XP, pilih create a network setup disk. Ini akan membuat sebuah floopy yang akan anda gunakan untuk menjalankan wizard pada sistem non-XP yang terdapat dalam network. Sekarang jalankan wizard pada setiap sistem tambahan pada network. Pada sistem non-XP, browse floopy dan jalankan file netsetup.exe. Pada saat konfigurasi setiap sistem, assign setiap komputer dengan nama yang berbeda, namun nama workgroup harus sama. Apabila sudah selesai, maka anda telah berhasil membuat workgroup dan dapat memulai sharing file dan folder dengan komputer lain.

    FILE SHARING
                 Dengan menyeleksi full control memungkinkan user dalam workgroup anda memodifikasi atau menghapus file-file yang ter-share. Anda dapat memilih file atau folder untuk dishare pada setiap komputer, namun user administratif saja yang bisa melakukan setting. Untuk mengetahui siapa saja yang memiliki hak tersebut,bisa dengan cara : start>setting>control panel>user accounts. Jika anda satu-satunya user, maka anda yang menjadi administrator.
                 Jika anda ingin share sebuah folder, klik kanan icon folder dan selekdi sharing and security. Klik tab sharing dan seleksi share this folder. Setelah anda memberi nama folder, semua komputer dalam workgroup anda dapat melihat isi dari folder tadi. Secara default, user hanya memiliki hak akses read only ke file-file didalam folder tadi dan tak dimungkinkan menyimpan perubahan yang dilakukan atau membuat file-file baru. Agar user dapat mengubah file-file tadi, caranya: klik kanan file, seleksi sharing and security, lalu tab sharing, permissions. Pada jendela yang muncul kemudian, beri cawang pada full control, change, atau read.

    SHARE NETWORK PRINTER
                 Menyetup sharing printer sebenarnya sangat mudah, tergantung dari hardware yang ada. Jika memiliki network printer, anda tinggal mengikuti instruksi setup yang hadir bersama printer. Jika printer anda adalah jenis yang bisa jaringan (network-capable) tetapi anda belum memiliki print server, telitilah website pembuat printer untuk mengetahui print server yang sesuai dengan printer anda. Jika anda tidak menemukan print server yang compatible, jangan cemas karena masih banyak print server lain yang bisa bekerja dengan printer anda, sepanjang kedua device saling share baik via USB maupun parallel port. Koneksikan print server diantara router ethernet port dan printer. Untuk jaringan wi-fi, anda dapat menggunakan wireless print server yang terhubing via USB dan parellel port ke printer dan ke router.

    MENAMBAH PRINTER KE PC LAIN
                 Anda perlu menjalankan add printer wizard pada setiap komputer sebelum dapat mengenali printer yang ter-share. Sekarang anda dapat membuat printer-printer lain dalam group access ke shared printer, tetapi setiap komputer harus menggunakan driver untuk operating system masing-masing.
                 Pertama kali, pastikan printer dan PC saling terhubung. Lalu jalankan add printers wizard melalui printer tasks yang ada dalam printers and faxes. Dalam wizard, pilih a network printers or a printer attached to another computer, lalu browse ke shared printer dan seleksi. Jika sudah anda kerjakan, anda dapat memprint ke shared printer dari beberapa komputer dalam workgroup.
                 Untuk jaringan wi-fi, keamanan dari file dan printer yang anda share adalah sejauh mana jaringan tersebut aman. Jadi jika menggunakan wi-fi network anda harus memastikannya terlindungi oleh firewall. Untuk lebih aman, pastikan server atau printer yang anda tambahkan support wired equivalent privacy (WEP) atau wi-fi Protected access (WPA) encryption, dan juga tambahkan device’s media access control (MAC) address ke daftar security settings router.