SHARING FILE DAN PRINTER
DALAM JARINGAN
Jika kita ingin membuat sebuah jaringan komputer dengan menggunakan satu printer saja dan disharing kekomputer yang lainnya agar dapat dipakai bersama. Tidak masalah apakah anda menggunakan operating system yang bebeda. Yang terpenting adalah kemampuan anda mensetup. Untuk kebutuhan tersebut, paling tidak sudah tersedia jaringan (network), printer dan printer server (jika printer tidak support network).
Sementara untuk cara Network Workgroup Setup ini adalah :
- Setting IP Address pada tiap komputer dengan class dan subnet mask yang sama.
- Adapun cara setting IP Address yaitu klik Start menu lalu pilih Control Panel.
- Di Category pilih Netwok And Internet Connection, lalu pilih Icon Network Connection.
- Kemudian terdapat pilihan Network Adapter yang akan anda gunakan untuk menyambungkan ke jaringan. Pilih Network Adapter yang digunakan. Klik kanan iconnya, lalu pilih Properties.
- Pada tab General di bagian “This Connection uses the following items :” pilih Internet Protocol (TCP/IP), lalu klik Properties.
- Pilih Radio Button “Use The Following IP Address” lalu masukkan IP Address dan Subnet Masknya.
IP Address : 192.168.1.10 ( tipe umum C )
Subnet Mask : 255.255.255.0 ( tipe umum C )
IP Gateway: 192.162.1.1 (jika memiliki gateway server)
Pada bagian Member Of pilih Workgroup dan isi.
Misalnya :
Workgroup : PPTI UNS
- Lakukan juga pada komputer yang lain dan isi Workgroup dengan nama yang sama.
- Kemudian restart komputer.
- Setelah computer login lagi windows, masuk ke Explorer, pilih My Network Places.
- Pilih Entire Network, kalau tidak ada klik kanan pada My Network Places lalu pilih Explore.
- Pilih Microsoft Windows Network, lalu pilih nama workgroup yang anda masukkan tadi, contoh diatas yaitu PPTI UNS.
- Akan terlihat komputer mana saja yang tersambung jaringan dengan workgroup PPTI UNS.
Untuk mempermudah dalam setting workgroup pada windows xp, harap mengikuti langkah kerja di bawah ini :
1. Buka Control Panel ==> Performance and Maintenance ==> System. Perhatikan tab Computer Name. Alternatif lain, Icon My Computer ==> Properties ==> Computer Name.
- Isi Computer description dengan deskripsi komputer anda, misal Client1
- Klik Change ==> keluar Computer Name Changes,
2. Computer Name Changes
- Pada Computer Name :isikan nama komputer yang diinginkan (misal Client1, Client2, Client3, dst….)
- Pada Member of, perhatikan yang Workgroup saja, isikan dengan group komputer yang diinginkan menjadi satu dalam jaringan (misal: PPTI UNS). Nama workgroup untuk masing-masing komputer yang ingin bergabung pada jaringan tersebut harus sama.
3. Klik OK, tunggu sebentar sampai muncul kotak dialog Welcome to the PPTI UNS workgroup. Restart PC untuk mengetahui perubahan.
4. Cek Workgroup dan Computer Name
- Start ==> Explore ==> cari My Network Places ==> Entire Network ==> Microsoft Windows Network ==> cari Nama Workgroup.
- Ketika nama Workgroup di klik 2X, maka list nama-nama ( Computer Name ) dari PC yang aktif/hidup akan muncul satu persatu.
Untuk sharing file atau folder silahkan mengikuti langkah kerja di bawah ini :
1. Klik kanan Start ==> Explore ==> cari folder atau file yang akan di sharing atau dimunculkan pada My Network Places (misal: My Documents)
2. Klik kanan My Document trus pilih Properties ==> pilih Sharing
3. Centang kotak kecil disamping tulisan "Shared this folder on the network"
4. Centang juga "Allow network users to change my files" (Jika ingin membiarkan komputer lain bisa merubah file tersebut)
5. Klik Apply ==> OK
MEMBUAT WORKGROUP
Sebelum berinteraksi dengn komputer lain dalam network, anda harus membuat sebuah workgroup. Prinsipnya adalah sebuah group komputer yang terhubung satu sama lain diatas sebuah network. Berikut langkah-langkah mengerjakannya. Setiap komputer dalam workgroup harus memiliki nama unik, sedangkan nama workgroup harus konsisten. Untuk membuat workgroup ikuti langkah-langkahnya :
Dalam windows XP klik start>control panel>network connections>set up a home or small office network. Saat diminta metode koneksi, pilih this computer connects to the internet through another computer on my network or through a residential gateway.
Kalau networking tidak hany sistem windows XP, pilih create a network setup disk. Ini akan membuat sebuah floopy yang akan anda gunakan untuk menjalankan wizard pada sistem non-XP yang terdapat dalam network. Sekarang jalankan wizard pada setiap sistem tambahan pada network. Pada sistem non-XP, browse floopy dan jalankan file netsetup.exe. Pada saat konfigurasi setiap sistem, assign setiap komputer dengan nama yang berbeda, namun nama workgroup harus sama. Apabila sudah selesai, maka anda telah berhasil membuat workgroup dan dapat memulai sharing file dan folder dengan komputer lain.
FILE SHARING
Dengan menyeleksi full control memungkinkan user dalam workgroup anda memodifikasi atau menghapus file-file yang ter-share. Anda dapat memilih file atau folder untuk dishare pada setiap komputer, namun user administratif saja yang bisa melakukan setting. Untuk mengetahui siapa saja yang memiliki hak tersebut,bisa dengan cara : start>setting>control panel>user accounts. Jika anda satu-satunya user, maka anda yang menjadi administrator.
Jika anda ingin share sebuah folder, klik kanan icon folder dan selekdi sharing and security. Klik tab sharing dan seleksi share this folder. Setelah anda memberi nama folder, semua komputer dalam workgroup anda dapat melihat isi dari folder tadi. Secara default, user hanya memiliki hak akses read only ke file-file didalam folder tadi dan tak dimungkinkan menyimpan perubahan yang dilakukan atau membuat file-file baru. Agar user dapat mengubah file-file tadi, caranya: klik kanan file, seleksi sharing and security, lalu tab sharing, permissions. Pada jendela yang muncul kemudian, beri cawang pada full control, change, atau read.
SHARE NETWORK PRINTER
Menyetup sharing printer sebenarnya sangat mudah, tergantung dari hardware yang ada. Jika memiliki network printer, anda tinggal mengikuti instruksi setup yang hadir bersama printer. Jika printer anda adalah jenis yang bisa jaringan (network-capable) tetapi anda belum memiliki print server, telitilah website pembuat printer untuk mengetahui print server yang sesuai dengan printer anda. Jika anda tidak menemukan print server yang compatible, jangan cemas karena masih banyak print server lain yang bisa bekerja dengan printer anda, sepanjang kedua device saling share baik via USB maupun parallel port. Koneksikan print server diantara router ethernet port dan printer. Untuk jaringan wi-fi, anda dapat menggunakan wireless print server yang terhubing via USB dan parellel port ke printer dan ke router.
MENAMBAH PRINTER KE PC LAIN
Anda perlu menjalankan add printer wizard pada setiap komputer sebelum dapat mengenali printer yang ter-share. Sekarang anda dapat membuat printer-printer lain dalam group access ke shared printer, tetapi setiap komputer harus menggunakan driver untuk operating system masing-masing.
Pertama kali, pastikan printer dan PC saling terhubung. Lalu jalankan add printers wizard melalui printer tasks yang ada dalam printers and faxes. Dalam wizard, pilih a network printers or a printer attached to another computer, lalu browse ke shared printer dan seleksi. Jika sudah anda kerjakan, anda dapat memprint ke shared printer dari beberapa komputer dalam workgroup.
Untuk jaringan wi-fi, keamanan dari file dan printer yang anda share adalah sejauh mana jaringan tersebut aman. Jadi jika menggunakan wi-fi network anda harus memastikannya terlindungi oleh firewall. Untuk lebih aman, pastikan server atau printer yang anda tambahkan support wired equivalent privacy (WEP) atau wi-fi Protected access (WPA) encryption, dan juga tambahkan device’s media access control (MAC) address ke daftar security settings router.